
Pada acara pameran lukisan yang diadakan di G

edung Bank Volks di kota Budapest, Duta Besar Indonesia menemukan elemen-elemen budaya Indonesia dalam setiap lukisan. Dalam setiap pakaian atau kain apapun dalam lukisan selalu terlihat corak batik. “Semua lukisan buah tanganku selalu menyandang budaya Indonesia,” demikian tukas Kiss Marta, sang pelukis kepada Duta Besar Indonesia sesat sebelum pameran tunggal tersebut diresmikan. Wajah-wajah yang dilukis bisa saja bukan orang Indonesia tetapi baju mereka selalu diberi corak Indonesia khususnya batik Jawa.Dalam acara pembukaan pameran ini pada tanggal 4 September 2009 Duta Besar Mangasi Sihombing menggaris-bawahi peranan Kiss Martha dalam menjembatani Indonesia dan Hongaria dalam dunia seni dan budaya dengan memanfaatkan waktu yang singkat dalam perkenalan dengan Indonesia. Dicatat bahwa selain Kiss Martha, terdapat dua orang lagi warga Hongaria yang muncul menjadi pelukis yang baik yaitu Laszlo Balogh dan Tari Eszter yang karya-karya mereka menampilkan ciri Indonesia.
Seorang kritikus seni Hongaria, Szilagyi Gabor yang ikut memberikan sambutan dalam acara pameran menegaskan bahwa sebelum berkunjung ke Indonesia Kiss Martha tidak memiliki suatu kemampuan seni, namun setelah berkenalan dengan budaya Indonesia yang beraneka ragam, maka Kiss Martha menemukan potensi yang ada dalam dirinya. Selanjutnya sang pengamat mengemukakan bahwa 3 tahun lalu corak atau gaya lukisan Kiss Martha tidak dihargai orang, namun dalam waktu singkat Kiss Martha telah menjadi salah seorang pelukis yang tidak dapat disepelekan lagi. Sang kritikus juga memuji Kiss Martha yang bukan saja sebagai seniman pelukis tetapi juga seorang intelektual dengan buku karangannya dan sebagai seniman bidang musik.
(KBRI)







Tidak ada komentar:
Posting Komentar